- Back to Home »
- indahnya ISLAM :D
Posted by : Unknown
Jumat, 09 November 2012
Hajar Aswad artinya batu hitam. Ia ditempatkan disebuah lubang disalah satu sudut bangunan Ka'bah. Batu itu jatuh dari langit yang diduga orang selama ini adalah batu dari surga. Tetapi dari hasil penelitian sarjana dari 15 universitas dunia membuktikan bahwa Hajar Aswad adalah batu meteor yang memiliki kadar logam tinggi, yaitu 23.000.000 kwkc = 23.000 kali baja didunia ini. Hajar Aswad memiliki
konduktifitas
sangat tinggi dibandingkan segala macam platina yang difungsikan orang
untuk keperluan penghantar listrik lainnya. Faktor penyebab besarnya
gelombang elektromagnetik Ka'bah dikarenakan orang bertawaf. Kenapa
orang yang bertawaf menyebabkan timbulnya gelombang elektromagnetik ?
Lantas apa kaitanya dengan do'a yang mustajab ? Sesungguhnya setiap
perbuatan manusia selalu menghasilkan gelombang elektromagnetik.
Gelombang itu selalu memancar pada setiap manusia yang sedang melakukan
apapun. Baik berkata, berfikir apalagi sedang melakukan aktifitas fisik.
BADAN MANUSIA MEMANCARKAN ENERGI ELEKTROMAGNETIK !. Karena tubuh
manusia merupakan kumpulan BIO ELEKTRON yang selalu berputar-putar
didalam orbitnya disetiap atom-atom penyusun tubuh manusia. Ketika kita
berkata maka kita sedang memancarkan frekwensi 20.000 hertz/detik.
Ketika kita berbuat sesuatu maka manusia memancarkan 10 pangkat 14
hertz/detik. Yang mana semua itu dapat dideteksi dengan menggunakan alat
modern EEG (electric enchephalo graph). Disisi lain ternyata jutaan
orang yang bertawaf mengelilingi Ka'bah mengahasilkan energi besar. Dari
mana asalnya ? Didalam ilmu fisika kita mengenal suatu kaidah yang
disebut KAIDAH TANGAN KANAN (jika ada sebatang konduktor dikelilingi
oleh listrik yang bergerak berlawanan arah jarum jam, maka di konduktor
itu akan muncul medan gelombang elektromagnetik). Dan perlu diketahui,
bahwa tawaf di Ka'bah adalah berputar mengelilingi Ka'bah dengan
berlawanan arah putaran jarum jam. Manusia memiliki kumpulan muatan
listrik yang dibawa oleh milyaran bio elektron keseluruh tubuh. Dengan
jalan tawaf, maka Ka'bah khususnya Hajar Aswad akan terjadi medan
elektromagnetik yang mengarah ke atas dan Hajar Aswad itu berfungsi
sebagai super konduktor. Perumpamaan ini seperti penyiar radio didepan
mikrofon yang sedang siaran dan jaraknya mencapai ribuan kilo meter
suara siarannya. Kenapa ? Karena energi suara itu "diangkut" oleh
gelombang elektromagnetik dan itu akan sampai kehadirat Allah azza
wajalla. Itulah kenapa orang Islam harus menghadap Ka'bah (Kiblat) dalam
sholat. Disamping sebagai bukti ketaatan kepada pencipta alam semesta
sekaligus penyelaras dunia ini, Ka'bah adalah rumah suci yang pertama
dibangun diatas dunia ini bahkan sudah ada sejak nabi Adam a.s. dan
diteruskan oleh nabi-nabi setelahnya hingga sekarang. Beberapa astronot
setelah mengangkasa sering melihat suatu sinar yang teramat terang
memancar dari bumi dan setelah diteliti ternyata bersumber dari
baitullah Ka'bah. Hal itu tidak dapat dipungkiri seperti yang tertuang
dalam buku Encyciclopedia Americana menulis :
"Sekiranya orang2 Islam berhenti melaksanakan sholat dimuka bumi ini, maka akan terhentilah perputaran bumi ini karena rotasi dari superkonduktor yang berada di Mekkah - Saudi Arabia, tidak lagi memancarkan gelombang elektromagnetik yang bersifat gamma. Dalam ilmu fisika, superkonduktor bumi berada di Mekkah dan kumparan2 listriknya adalah karena sholatnya orang2 Islam. Sungguh kita berhutang besar kepada orang Islam karena dengan taat dan tepat waktu menjaga superkonduktor itu". (Prof. Lawrence E. Joseph - F.L. Whipple)
"Sekiranya orang2 Islam berhenti melaksanakan sholat dimuka bumi ini, maka akan terhentilah perputaran bumi ini karena rotasi dari superkonduktor yang berada di Mekkah - Saudi Arabia, tidak lagi memancarkan gelombang elektromagnetik yang bersifat gamma. Dalam ilmu fisika, superkonduktor bumi berada di Mekkah dan kumparan2 listriknya adalah karena sholatnya orang2 Islam. Sungguh kita berhutang besar kepada orang Islam karena dengan taat dan tepat waktu menjaga superkonduktor itu". (Prof. Lawrence E. Joseph - F.L. Whipple)





