- Back to Home »
- 8 cara mencegah penyakit kanker
PENYAKIT KANKER sudah menjadi momok, terutama
bagi perempuan. Upaya pencegahan penyakit itu pun kini makin
diperhatikan. Perilaku hidup merupakan salah satu penyebab utama
timbulnya kanker, di luar faktor keturunan, lingkungan dan pemanfaatan
pelayanan kesehatan. Antara lain lewat pola makan sehari-hari. Tak
percaya? Baca indikasi para ahli berikut."80 - 90% dari berbagai bentuk
kanker berkaitan erat dengan makanan yang sehari-hari kita konsumsi".
Nah, kalau Anda tak mau peduli, kanker payudara, kanker tenggorokan,
kanker lambung, kanker kolon (usus besar) dan rektum, kanker hati hingga
kanker paru-paru dan kandung kencing, siap menghampiri Anda. Artinya,
kantong Anda pun ikut-ikutan kering.Tapi tak usah khawatir. Ada beberapa
langkah untuk mencegah kedatangan kanker. Perlu perhatian dan penerapan
perilaku hidup sehat. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda coba:
Pertama,
Makanlah sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu,
dan makanan yang mengandung banyak serat. Sayur-sayuran dan buah-buahan
yang banyak mengandung vitamin A, betakaroten, vitamin C, vitamin E,
serta zat gizi seperti selenium (Se), asam folat, niasin (vitamin B3),
vitamin D, seng (zinc), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg), dikenal
sebagai zat antikarsinogen, yaitu zat yang bersifat protektif
(melindungi dari timbulnya kanker). Sedangkan serat yang merupakan
bagian dari pangan nabati berperan penting dalam pemeliharaan kesehatan
tubuh dan dapat mencegah timbulnya kanker kolon. Sebaiknya, Anda
mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan paling tidak satu atau dua
kali.
Kedua, Hindari berat badan
berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan 1 kali seminggu.
Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih
besar, khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal,
serta kandung empedu.
Ketiga, Kurangi terlalu banyak makanan gorengan dan juga yang mengandung protein dan lemak tinggi seperti jeroan.
Keempat,
Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan
pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen seperti makanan
yang diasinkan, diasap, diolah dengan nitrit, dibakar, dipanggang
sampai keluar arang (gosong) sehingga menimbulkan zat polisiklik
aromatik hidrokarbon (PAH) yang bersifat prokarsinogen. Paling baik
makanan olahan rebus.
Kelima,
Hati-hati dengan penggunaan pemanis buatan, pewarna makanan, serta zat
pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar. Pemanis
buatan seperti siklamat dan sakarin, yang banyak dipakai dalam makanan
jajanan, menurut penelitian epidemiologi, dapat pula menimbulkan tumor
kandung kemih. Juga zat pengawet makanan seperti formaldehida sebagai
pengawet bakso atau tahu, penggunaan zat pewarna tekstil (bukan untuk
makanan) seperti methanyl yellow pada krupuk, tahu dan lain-lain. Dan
rhodamin, warna merah pada sirup menurut penelitian juga dapat
merangsang timbulnya kanker hati.
Keenam,
Jagalah kebersihan makanan, buatlah beraneka ragam, dan bebas dari zat
cemaran lingkungan. Pasalnya, banyak zat makanan yang dapat merangsang
timbulnya penyakit kanker. Hendaknya Anda sedapat mungkin menghindari
makanan yang kurang bersih, lewat masa kedaluwarsa atau diolah dengan
tidak semestinya.
Ketujuh, Sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, dan juga merokok.
Kedelapan,
Kegiatan fisik dengan berolahraga secara teratur disertai kesehatan
mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan
penyakit kanker.




